Ditemukan 1 Unit Excavator dan  Tambang Ilegal Diduga Milik Asang di Desa Keposang

banner 468x60

Helloberita, Toboali, Bangka Selatan – Ditemukan aktivitas penambangan  ilegal, menggunakan 1 unit alat berat yang diduga beroperasi di dalam hutan kawasan Desa Keposang, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Minggu ( 28/12/2025 )

Kembali di temukan di wilaya parit 5.

Desa Keposang, Toboali Bangka Selatan.

Berdasarkan hasil investigasi di lapangan

tim media ini bertemu dengan warga setempat.ia mengatakan

tambang ini milik Asang warga keposang

 Kamis 17 juni 2025.

setelah mendapat informasi dari warga itu

awak media ini mencoba konfirmasi ke asang,

yang di duga pemilik tambang serta pemilik alat berat jenis excavator itu.

asang membenarkan nya. bahwa tambag itu

miliknya dia beserta alat beratnya,

tapi kalau alat berat (pc) itu saya kordinasi

dengan oknum TNI frengky dari kodim pak,  itu ada nomornya di atas hubungi saja dia.

BACA JUGA ;  Enam Karyawan Toko AZKO di Gedung Nasional Pangkalpinang Di Tangkap Karena Diduga Mencuri Barang Perusahaan Senilai Rp 19.7 Juta

Pungkasnya asang dengan nada santai seola-olah tidak ada rasa takut-takutnya dengan namanya hukum bagi asang.

ditempat terpisa awak media ini berusaha

konfirmasi dengan oknum TNI pak frengky

dari kodim.yang di bilang oleh pak asang tadi,selaku pemegang kordinasi alatberat nya.

oknum tersebut membenarkannya bahwa

alat berat jenis excavator merek kobelco itu

kordinasinya ke kodim ada apa.

ia memang benar kalau alat berat (pc) itu

kordinasinya ke kodim ada apa tegasnya

frengky oknum dari kodim itu

dari informasi di lapangan yang behasil di himpun oleh awak media ini aktivitas tambang

ini milik asang warga keposang.toboali beserta alat beratnya itu milik asang.

Salah satu warga yang berada di lapangan mengatakan kalau alatberatnya kordinasi ke

BACA JUGA ;  Lapas Kelas II A Pangkalinang Kembali Jadi Sorotan, WBP Dwiky Dapat Fasilitas 4 Unit Android, Publik : Kok bisa?

Oknum TNI (Kasdim) pak.

keberadaan tambang tersebut menimbulkan

keperhatinan mengigat lokasinya berada dalam hutan kawasan yang seharusnya di

lindungi bukan di hancuri,

upaya konfirmasi sudah di lakukan oleh

awak media ini kepada pihak- pihak yang

terkait termasuk kepada asang selaku pemilik tambang tersebut.dan frengki selaku  pemegang kordinasi alat beratnya belum ada jawabpan yang seriyus.

masarakat bertanya kembali.

apakah seorang oknum TNI yang aktif,selaku

abdi negara sudah beralih pungsi,

menjadi abdi tambang timah illegal?!

Pungkas nya dengan nada kesal dan kecewa.

di tempat terpisa awak media ini

berupaya konfirmasi kepada kepala kesatuan

Pengelolaan hutan(KPH)

muntai palas.fahrozi.terkait dugaan pelangaran terhadap perlindungan hutan.

namun hinga saat ini belum ada tangapan

BACA JUGA ;  Dua Kali Kirim ke Malaysia, Polres Bangka Barat Ungkap Kerugian Negara Ditaksir Rp 3,6 Miliar

resmi dari yang bersangkutan.

terpisa awak media ini langsung konfirmasi

ke AKP Raja taufik selaku kasatres kapolres

Bangka Selatan,dalam konfirmasinya ia mengatakan terimakasi atas infonya

nanti tim kami akan segera mengecek ke

Kelokasi.

terimakasi atas infonya nanti tim kami

akan segera mengecek ke lokasi

tegasnya.

masarakat berharap agar aparat penegak

hukum dan istansi terkait dapat segerah

bertindak  untuk menertipkan aktivitas

tambang timah yang diduga ilegal ini.

“aktivitas tambang di kawasan hutan dinilai

berpotensi merusak ekosistem,mencemari

lingkungan,serta menimbulkan kerugian jangka panjang bagi masarakat dan negara.

hinga berita ini di turunkan awak media ini

akan terus berupaya konfirmasi ke pihak-pihak yang terkait. seperti

Kapolda Babel.dan Gakum propinsi.

(Tim)

banner 336x280

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed