Kelastarian Destanasi Wisata Bukit Bebek Emas Di Desa Batubelubang Kampung Monyet Kian Terancam Nama Eko Disorot Publik

banner 468x60

hello Berita,- Bangka Tengah – Aktivitas tambang timah skala menengah yang diduga tidak memiliki izin ditemukan di Dusun Monyet, Desa Batu Belubang, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah.

Temuan ini diperoleh tim Hello berita saat melakukan peninjauan lapangan pada Kamis, 14 Mei 2026. Di lokasi, terlihat 3 unit alat berat merek Hitachi sedang beroperasi menggali tanah untuk aktivitas penambangan.

tepatnya di lerang kaki Bukit Wisata Bebek emas.nama inisial Eko warga kayu besi
disorot publik.

*Tidak Ada Plang Izin di Lokasi*
Saat berada di lapangan, tim tidak menemukan papan nama, plang perusahaan, maupun papan informasi izin usaha yang menunjukkan legalitas kegiatan tambang tersebut. Padahal berdasarkan aturan, setiap aktivitas pertambangan wajib memasang plang yang memuat nomor IUP/IUP OP dan identitas perusahaan.

BACA JUGA ;  Jangan Takut Bicara

Aktivitas tambang ini disebut menggunakan mesin besar untuk mengolah material hasil galian. Kondisi tersebut diduga berpotensi merusak lingkungan dan habitat hutan di sekitar lokasi.

*Diduga Milik Warga Kayu Besi Bernama Eko*
Berdasarkan informasi yang dihimpun tim di lapangan, tambang tersebut diduga dikelola oleh seorang warga bernama Eko yang berdomisili di Kayu Besi, Pangkalan Baru.

BACA JUGA ;  Ronal Pengusaha Apotik di Pangkalpinang , Diduga Pemilik Alat Berat Hitachi Yang Terjadi Laka Tambang Di Pemali Bangka Hello Berita -Polda Babel telah menetapkan 5 tersangka dalam kasus laka tambang di pondi Pemali Bangka ,Namun belum ada kompirmasi resmi dari pihak berwenang tentang keterlibatan Ronal dalam kasus ini . Tragedi kecelakaan tambang pada 2 Februari 2026 lalu Masi membekas di ingatkan publik , peristiwa memilukan dikawasan eks tambang timah Pondi Desa Pemali , Kecamatan Pemali Kabupaten Bangka , yang menewaskan tujuh Penambang asal Banten yang tertimbun tanah akibat kontur lahan yang labil saat aktivitas penambangan berlangsung Insiden maut tersebut tidak hanya menyisakan duka bagi keluarga korban , tetapi juga membuka tabir panjang praktik pertambangan ilegal diwilayah tersebut Seperti diberitakan sebelumnya , penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus ( Ditreskrimsus ) Polda Kepulauan Bangka Belitung telah menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus tragedi eks Tambang Pondi , mereka adalah kimkian Alias Akian , Suhendri alias aciu , Sarpuji Sayuti , Hian Tian alias Athian Deniang (39) Serta MN alias Ni (62), dua nama terakhir diketahui menjabat sebagai Direktur Utama dan penanggung jawab operasional CV Tiga Saudara Kelima tersangka kini telah diamankan dan menjalani penahan dirumah Tahanan Mapolda Bangka Belitung guna proses hukum lebih lanjut Namun pengusutan kasus ini diduga belum berhenti pada lima tersangka tersebut Berdasarkan keterangan dari sumber A1 yang di percaya tim investigasi Awak media yang meminta indentitasnya dirahasiakan demi alasan keamanan , muncul dugaan adanya pihak lain yang berperan dibalik aktivitas tambang tersebut Sumber tersebut mengungkapkan bahwa dua unit alat berat jenis ekskavator yang ikut tertimbun merupakan milik seorang pengusaha bernama Ronal , yang dikenal sebagai pemilik usaha alat berat sekaligus pemain lama dalam bisnis pertimahan di Bangka Belitung Tidak hanya itu sosok tersebut juga disebut memiliki usaha apotik ternama di kota Pangkalpinang Tragedi eks tambang Pondi menjadi pengingat keras bahwa praktik pertambangan tanpa izin bukan sekadar pelanggaran hukum , tetapi juga ancaman nyata bagi keselamatan manusia , kini masyarakat menunggu sejauh mana pengusutan kasus ini , mampu membuka seluruh rantau aktor yang diduga berada dibalik aktivitas tambang ilegal tersebut . (A,saputra)

Hingga berita ini diturunkan, tim Hello berita belum berhasil mengonfirmasi langsung kepada yang bersangkutan. Upaya konfirmasi akan terus dilakukan untuk memenuhi prinsip keberimbangan dan hak jawab.

*Akan Dilaporkan ke Satgas PKH, ESDM, dan Polda Babel*
Atas temuan ini, tim Hello berita akan menyampaikan laporan resmi kepada Satgas PKH Korwil Babel, Dinas ESDM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dan Polda Babel untuk dilakukan pemeriksaan serta penindakan sesuai kewenangan.

BACA JUGA ;  Polres Bangka Barat mengamankan seorang perempuan pendatang yang diduga terlibat peredaran narkotika di wilayah Mentok.

“Kami menemukan aktivitas tambang skala besar tanpa plang izin. Ini meresahkan warga dan berpotensi merusak lingkungan. Kami minta aparat segera turun mengecek legalitasnya,” ujar salah satu anggota tim di lokasi.

Hello berita membuka ruang klarifikasi seluas-luasnya bagi pihak yang merasa disebut dalam pemberitaan ini. Klarifikasi dapat disampaikan melalui kontak redaksi resmi kami.

(Tim Hello Berita/A,Saputra)

banner 336x280

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *