Membangun Jakarta: Kota Cerdas Berskala Global

Berita Utama, Ekonomi177 Dilihat
banner 468x60

Hello Berita, Jakarta – Saat kita mendengar kata Jakarta, akan ada banyak hal yang terbesit. Mulai dari pusat perekonomian, pusat pemerintahan, pusat peradaban Indonesia modern, hingga kota cerdas. Status Ibu Kota Negara sudah lama melekat dengan Jakarta, namun kini status tersebut akan segera lepas seiring dengan disahkannya UU No.3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara.

Tidak berlebihan jika berbicara Jakarta adalah pusat perekonomian nasional. Karena nyatanya Provinsi DKI Jakarta sendiri memiliki Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) mencapai Rp3.200 triliun, menjadi yang tertinggi secara nasional dengan konversi 16,6% dari share secara nasional. Selain itu, Jakarta juga menjadi wilayah yang paling familiar di Indonesia untuk menanamkan modalnya. Hal demikian dibuktikan dengan angka realisasi penanaman modal asing sebesar US$3,7 miliar atau Rp53,8 triliun pada tahun 2022.

Tingginya perputaran uang yang masuk dan keluar dari Jakarta tidak lepas dari interaksi Jakarta dengan wilayah aglomerasi di sekitarnya. Kota Jakarta tergabung sebagai wilayah Metropolitan dengan wilayah Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi menjadi Jabodetabek.

Jika disatukan dari kegiatan ekonominya, wilayah metropolitan Jabodetabek dan digabungkan dengan Cianjur, berkontribusi sebesar 23,8% dari PDRB nasional. Angka tersebut diprediksi akan berkembang pesat seiringan dengan pengembangan kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Cianjur (Jabodetabekjur). Terlebih, saat visi jangka panjang Jakarta sebagai kota global sudah sepenuhnya terealisasi.

BACA JUGA ;  Polres Bangka Barat Gagalkan Penyelundupan Timah, Tegaskan Jalankan Amanat Presiden

Menuju Jakarta Kota Global

Membangun Jakarta sebagai kota global dan mempertahankan modernitas Jakarta sebagai kota cerdas adalah visi jangka panjang. Karenanya, visi pembangunan yang dicetuskan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta adalah:

“Provinsi Daerah Khusus Jakarta sebagai Pusat Perekonomian Nasional dan Kota Global, berfungsi sebagai pusat perdagangan, pusat kegiatan layanan jasa dan layanan keuangan, serta kegiatan bisnis nasional dan global’.

Dalam kerangka akademik, terdapat ragam indikator kota global yang dikeluarkan oleh berbagai lembaga  penelitian, mulai dari yang disajikan oleh The Globalization and World Cities Research Network (GaWC), Global City Index (GCI), hingga Cities in Motion Index.

Posisi Jakarta dalam berbagai indeks yang tersedia sebagai kota global masih menempati posisi menengah. Artinya, meski menjadi barometer kota maju secara nasional, masih terdapat beberapa permasalahan yang harus dituntaskan. Ditambah dengan pembangunan yang harus digencarkan untuk mencapai posisi atas sebagai kota global.

Kota global memilki beragam definisi, salah satunya yaitu sebuah kota yang berperan penting dalam mengintegrasikan ekonomi transnasional. Kota global juga mampu menarik modal, barang, sumber daya manusia, gagasan, serta informasi secara global.

Beberapa kota di dunia terus bersaing untuk meraih predikat sebagai kota terbaik dalam berbagai aspek. Hal demikian menunjukkan tren kompetisi dari tiap kota di dunia untuk bersaing menjadi pusat kemajuan dan peradaban dunia.

BACA JUGA ;  Rawa Terate Rutin Banjir, Anies Bakal Cek Pabrik Sekitar

Beberapa kota di dunia yang telah menerapkan best practice dalam pengembangannya hingga mencapai peringkat tertinggi dari tiap subjek bisa dilihat sebagai berikut:

  • Kota dengan Kegiatan Bisnis terbaik: New York, Amerika Serikat.
  • Kota dengan SDM terbaik: New York, Amerika Serikat.
  • Kota dengan Perturkaran Informasi terbaik: Paris, Prancis.
  • Kota dengan suguhan Pengalaman Budaya terbaik: London, Inggris.
  • Kota dengan Keterlibatan Politik terbaik: Brussels, Belgia.

Beberapa pencapaian kota besar di atas membutuhkan waktu jangka panjang hingga lebih dari setengah abad lamanya. Sehingga, Kota Jakarta memiliki waktu yang lebih dari cukup untuk mengejar ketertinggalan atau bahkan menyalip kota besar lain di dunia dalam kompetisi di abad ini.

Mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang kompetitif tidak hanya berarti mendongkrak posisi Kota Jakarta dalam indeks yang ada, namun juga perbaikan kualitas hidup bagi warganya.

Jalan panjang Jakarta menjadi kota global yang berdaya saing membutuhkan upaya lintas bidang, karena menyentuh seluruh aspek seperti kehidupan masyarakat dan ketersediaan fasilitas perkotaan Jakarta.

Setidaknya ada 3 (tiga) poin inti dalam pembangunan Jakarta kota global yaitu, (i) Kelayakan Huni, mencakup aspek perumahan hingga kesehatan bagi warga, (ii) Lingkungan, yaitu fasilitas pengolahan sampah, sanitasi dan air limbah, serta (iii) Aksesibilitas, yang berisikan aspek pembangunan transportasi umum dan jaringan jalan.

BACA JUGA ;  Ronal Pengusaha Apotik di Pangkalpinang , Diduga Pemilik Alat Berat Hitachi Yang Terjadi Laka Tambang Di Pemali Bangka Hello Berita -Polda Babel telah menetapkan 5 tersangka dalam kasus laka tambang di pondi Pemali Bangka ,Namun belum ada kompirmasi resmi dari pihak berwenang tentang keterlibatan Ronal dalam kasus ini . Tragedi kecelakaan tambang pada 2 Februari 2026 lalu Masi membekas di ingatkan publik , peristiwa memilukan dikawasan eks tambang timah Pondi Desa Pemali , Kecamatan Pemali Kabupaten Bangka , yang menewaskan tujuh Penambang asal Banten yang tertimbun tanah akibat kontur lahan yang labil saat aktivitas penambangan berlangsung Insiden maut tersebut tidak hanya menyisakan duka bagi keluarga korban , tetapi juga membuka tabir panjang praktik pertambangan ilegal diwilayah tersebut Seperti diberitakan sebelumnya , penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus ( Ditreskrimsus ) Polda Kepulauan Bangka Belitung telah menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus tragedi eks Tambang Pondi , mereka adalah kimkian Alias Akian , Suhendri alias aciu , Sarpuji Sayuti , Hian Tian alias Athian Deniang (39) Serta MN alias Ni (62), dua nama terakhir diketahui menjabat sebagai Direktur Utama dan penanggung jawab operasional CV Tiga Saudara Kelima tersangka kini telah diamankan dan menjalani penahan dirumah Tahanan Mapolda Bangka Belitung guna proses hukum lebih lanjut Namun pengusutan kasus ini diduga belum berhenti pada lima tersangka tersebut Berdasarkan keterangan dari sumber A1 yang di percaya tim investigasi Awak media yang meminta indentitasnya dirahasiakan demi alasan keamanan , muncul dugaan adanya pihak lain yang berperan dibalik aktivitas tambang tersebut Sumber tersebut mengungkapkan bahwa dua unit alat berat jenis ekskavator yang ikut tertimbun merupakan milik seorang pengusaha bernama Ronal , yang dikenal sebagai pemilik usaha alat berat sekaligus pemain lama dalam bisnis pertimahan di Bangka Belitung Tidak hanya itu sosok tersebut juga disebut memiliki usaha apotik ternama di kota Pangkalpinang Tragedi eks tambang Pondi menjadi pengingat keras bahwa praktik pertambangan tanpa izin bukan sekadar pelanggaran hukum , tetapi juga ancaman nyata bagi keselamatan manusia , kini masyarakat menunggu sejauh mana pengusutan kasus ini , mampu membuka seluruh rantau aktor yang diduga berada dibalik aktivitas tambang ilegal tersebut . (A,saputra)

Ketiga poin tersebut masih harus dicapai oleh Jakarta. Salah satu contohnya adalah indikator dari kota global, yaitu populasi tunawisma harus mencapai angka 0 persen dan hanya sebanyak 10 persen dari penduduk yang tinggal di permukiman kumuh. Sementara itu, situasi Jakarta saat ini adalah 23 persen penduduk masih tinggal di permukiman yang kumuh.

Guna mencapai sasaran tersebut, Pemprov DKI Jakarta terus mengembangkan wilayah perkotaan melalui Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi DKI Jakarta Tahun 2023-2043. Dalam rencana tersebut, Jakarta diproyeksikan sudah melepas status sebagai Ibu Kota Negara dan bertransisi sepenuhnya menjadi kota global.

Kebijakan jangka panjang pembangunan Jakarta tentu ditujukan untuk mencapai visi besar Jakarta kota global. Berbagai aspek kehidupan perkotaan turut diperhatikan. Tidak hanya pembangunan sebagai penggerak ekonomi, pembangunan Jakarta ke depan turut memprioritaskan pemenuhan kebutuhan dasar warga yang merata.

Dukungan transisi Jakarta sebagai kota global semakin diperkuat dengan pembangunan kota cerdas yang kini menjadi kunci kemajuan Jakarta. Kota ini terus mengintegrasikan teknologi digital mutakhir dengan berbagai inovasi bagi kemudahan warga dan kemajuan kota. Semangat transformasi ini akan menginspirasi kota lainnya untuk kemajuan Indonesia. Karena sukses Jakarta untuk Indonesia. ( Red )

banner 336x280

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *