Praktik Kolaboratif Sekolah di Pekanbaru dalam Mengimplementasikan Jeda Ceria dan 7 KAIH

Berita Utama, Daerah237 Dilihat
banner 468x60

Hello Berita, Pekanbaru, 24 Juli 2025 – Dalam upaya penguatan karakter serta mendukung program dan kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), dua sekolah di Pekanbaru yakni SDN 36 dan SMAN 13 menunjukkan komitmennya dalam melakukan transformasi pendidikan yang menyeluruh melalui implementasi kebijakan strategis, inovasi pembelajaran, dan pembentukan karakter murid.

Kepala SMAN 13 Pekanbaru, Benny Rio Denaldy, menjelaskan bahwa berbagai strategi telah diimplementasikan untuk memastikan keberhasilan transformasi tersebut. Mulai dari sosialisasi kebijakan secara menyeluruh kepada guru, murid, dan orang tua, hingga pelaksanaan program-program edukatif yang melibatkan seluruh elemen sekolah. “Transformasi pendidikan tidak bisa dilakukan secara parsial. Perlu keterlibatan aktif dari semua pihak – guru, murid, orang tua, dan masyarakat. Kami berupaya agar program ini berjalan dengan baik dan berdampak langsung,” ujar Benny saat ditemui di sekolah, Kamis (24/7).

Salah satu aktivitas unggulan Kemendikdasmen juga diterapkan di SMAN 13 Pekanbaru adalah “Jeda Ceria”, yakni kegiatan _ice breaking_ dengan gerakan fisik ringan yang dilakukan di sela-sela pembelajaran. Program ini terbukti efektif menjaga semangat belajar, meningkatkan konsentrasi, dan membangun kebiasaan hidup aktif. “Suasana kelas jadi lebih hidup, murid lebih antusias, dan proses belajar menjadi jauh lebih efektif,” tambah Benny.

BACA JUGA ;  Diduga Tanpa Konsultan, Proyek Labkesmas Senilai Rp.13.3 Miliar di Koba Berpotensi Adanya Korupsi

Tidak hanya itu, SMAN 13 Pekanbaru juga mengintegrasikan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat ke dalam kegiatan harian sekolah. Nilai-nilai karakter ditanamkan melalui pembelajaran lintas mata pelajaran, keteladanan guru, hingga kegiatan ekstrakurikuler yang melibatkan orang tua. “Kami ingin melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara karakter dan siap menjadi agen perubahan di masyarakat,” tegasnya.

Senada dengan itu, Kepala SDN 36 Pekanbaru, Dewi Sasmita, mengungkapkan bahwa Senam Anak Indonesia Hebat dan aktivitas Jeda Ceria juga menjadi bagian dari aktivitas harian di sekolahnya. Aktivitas yang dirancang untuk menciptakan waktu jeda yang aktif, menyenangkan, serta membangun fokus dan semangat belajar bagi para murid. “Guru dan tenaga kependidikan kami berperan sebagai fasilitator yang mendorong partisipasi murid dalam aktivitas positif dan menyenangkan seperti Senam Anak Indonesia Hebat dan Jeda Ceria,” kata Dewi.

BACA JUGA ;  Ronal Pengusaha Apotik di Pangkalpinang , Diduga Pemilik Alat Berat Hitachi Yang Terjadi Laka Tambang Di Pemali Bangka Hello Berita -Polda Babel telah menetapkan 5 tersangka dalam kasus laka tambang di pondi Pemali Bangka ,Namun belum ada kompirmasi resmi dari pihak berwenang tentang keterlibatan Ronal dalam kasus ini . Tragedi kecelakaan tambang pada 2 Februari 2026 lalu Masi membekas di ingatkan publik , peristiwa memilukan dikawasan eks tambang timah Pondi Desa Pemali , Kecamatan Pemali Kabupaten Bangka , yang menewaskan tujuh Penambang asal Banten yang tertimbun tanah akibat kontur lahan yang labil saat aktivitas penambangan berlangsung Insiden maut tersebut tidak hanya menyisakan duka bagi keluarga korban , tetapi juga membuka tabir panjang praktik pertambangan ilegal diwilayah tersebut Seperti diberitakan sebelumnya , penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus ( Ditreskrimsus ) Polda Kepulauan Bangka Belitung telah menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus tragedi eks Tambang Pondi , mereka adalah kimkian Alias Akian , Suhendri alias aciu , Sarpuji Sayuti , Hian Tian alias Athian Deniang (39) Serta MN alias Ni (62), dua nama terakhir diketahui menjabat sebagai Direktur Utama dan penanggung jawab operasional CV Tiga Saudara Kelima tersangka kini telah diamankan dan menjalani penahan dirumah Tahanan Mapolda Bangka Belitung guna proses hukum lebih lanjut Namun pengusutan kasus ini diduga belum berhenti pada lima tersangka tersebut Berdasarkan keterangan dari sumber A1 yang di percaya tim investigasi Awak media yang meminta indentitasnya dirahasiakan demi alasan keamanan , muncul dugaan adanya pihak lain yang berperan dibalik aktivitas tambang tersebut Sumber tersebut mengungkapkan bahwa dua unit alat berat jenis ekskavator yang ikut tertimbun merupakan milik seorang pengusaha bernama Ronal , yang dikenal sebagai pemilik usaha alat berat sekaligus pemain lama dalam bisnis pertimahan di Bangka Belitung Tidak hanya itu sosok tersebut juga disebut memiliki usaha apotik ternama di kota Pangkalpinang Tragedi eks tambang Pondi menjadi pengingat keras bahwa praktik pertambangan tanpa izin bukan sekadar pelanggaran hukum , tetapi juga ancaman nyata bagi keselamatan manusia , kini masyarakat menunggu sejauh mana pengusutan kasus ini , mampu membuka seluruh rantau aktor yang diduga berada dibalik aktivitas tambang ilegal tersebut . (A,saputra)

Dewi juga menyampaikan bahwa integrasi 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dilakukan melalui pembiasaan harian, literasi pagi, upacara bendera, kegiatan kokurikuler, dan intrakurikuler. Guru juga ditunjuk sebagai _role model_ dalam sikap jujur, disiplin, dan bertanggung jawab. Sebagai bentuk sinergi antara rumah dan sekolah, SDN 36 Pekanbaru juga menjalankan program “Sekolah Sahabat Keluarga”, yang melibatkan orang tua secara aktif dalam mendukung pembentukan karakter anak. “Kami percaya bahwa pendidikan karakter tidak bisa hanya saat di sekolah. Maka itu, pelibatan orang tua sangat penting untuk menjaga kesinambungan nilai-nilai baik antara rumah dan sekolah,” ucap Dewi.

BACA JUGA ;  Pemprov Lampung Siap Sukseskan FESyar Sumatera 2025

Dukungan juga disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Erisman Yahya, menuturkan bahwa penguatan karakter melalui program yang dicanangkan oleh Kemendikdasmen menjadi upaya dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui transformasi pendidikan yang lebih baik. “Kami turut serta mendukung program-program Kemendikdasmen, dari program 7KAIH dapat menguatkan karakter murid seperti peningkatan disiplin, tanggung jawab, dan empati kepada sekitarnya.” ucap Erisman. “Jeda Ceria juga dapat membantu mengelola emosi murid, mengurangi stres sehingga dapat lebih rileks dalam belajar, dan meningkatkan kualitas pembelajaran agar lebih fokus serta konsentrasi selama di dalam kelas,” pungkas Erisman. (Red)

 

banner 336x280

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar