Rutan IIB Mentok Hadir Untuk Rakyat: Klinik Permasyarakatan Kini Layani Warga Dengan BPJS Dan Pengobatan Gratis

banner 468x60

HELLOBERITA, MENTOK, BANGKA BARAT — Wajah pemasyarakatan di Bangka Belitung perlahan berubah. Jika selama ini rumah tahanan identik dengan tembok tinggi dan ruang tertutup bagi warga binaan, Rutan Kelas IIB Mentok justru membuka pintunya untuk masyarakat melalui pelayanan kesehatan gratis yang humanis dan penuh kepedulian.

Rabu (20/5/2026), halaman Rutan Kelas IIB Mentok dipenuhi masyarakat yang datang mengikuti kegiatan pengobatan dan pemeriksaan kesehatan gratis hasil kerja sama antara Rutan Mentok dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Barat. Tidak sedikit warga terlihat antusias memanfaatkan layanan kesehatan yang kini semakin mudah dijangkau.

Kepala Rutan Kelas IIB Mentok, Ferly, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi langsung dari program aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia yang menekankan pentingnya pemasyarakatan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

BACA JUGA ;  Ronal Pengusaha Apotik di Pangkalpinang , Diduga Pemilik Alat Berat Hitachi Yang Terjadi Laka Tambang Di Pemali Bangka Hello Berita -Polda Babel telah menetapkan 5 tersangka dalam kasus laka tambang di pondi Pemali Bangka ,Namun belum ada kompirmasi resmi dari pihak berwenang tentang keterlibatan Ronal dalam kasus ini . Tragedi kecelakaan tambang pada 2 Februari 2026 lalu Masi membekas di ingatkan publik , peristiwa memilukan dikawasan eks tambang timah Pondi Desa Pemali , Kecamatan Pemali Kabupaten Bangka , yang menewaskan tujuh Penambang asal Banten yang tertimbun tanah akibat kontur lahan yang labil saat aktivitas penambangan berlangsung Insiden maut tersebut tidak hanya menyisakan duka bagi keluarga korban , tetapi juga membuka tabir panjang praktik pertambangan ilegal diwilayah tersebut Seperti diberitakan sebelumnya , penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus ( Ditreskrimsus ) Polda Kepulauan Bangka Belitung telah menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus tragedi eks Tambang Pondi , mereka adalah kimkian Alias Akian , Suhendri alias aciu , Sarpuji Sayuti , Hian Tian alias Athian Deniang (39) Serta MN alias Ni (62), dua nama terakhir diketahui menjabat sebagai Direktur Utama dan penanggung jawab operasional CV Tiga Saudara Kelima tersangka kini telah diamankan dan menjalani penahan dirumah Tahanan Mapolda Bangka Belitung guna proses hukum lebih lanjut Namun pengusutan kasus ini diduga belum berhenti pada lima tersangka tersebut Berdasarkan keterangan dari sumber A1 yang di percaya tim investigasi Awak media yang meminta indentitasnya dirahasiakan demi alasan keamanan , muncul dugaan adanya pihak lain yang berperan dibalik aktivitas tambang tersebut Sumber tersebut mengungkapkan bahwa dua unit alat berat jenis ekskavator yang ikut tertimbun merupakan milik seorang pengusaha bernama Ronal , yang dikenal sebagai pemilik usaha alat berat sekaligus pemain lama dalam bisnis pertimahan di Bangka Belitung Tidak hanya itu sosok tersebut juga disebut memiliki usaha apotik ternama di kota Pangkalpinang Tragedi eks tambang Pondi menjadi pengingat keras bahwa praktik pertambangan tanpa izin bukan sekadar pelanggaran hukum , tetapi juga ancaman nyata bagi keselamatan manusia , kini masyarakat menunggu sejauh mana pengusutan kasus ini , mampu membuka seluruh rantau aktor yang diduga berada dibalik aktivitas tambang ilegal tersebut . (A,saputra)

“Semangat kami bukan hanya memberikan pelayanan kesehatan kepada warga binaan, tetapi juga bagaimana keberadaan Rutan Mentok bisa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitar,” ujar Ferly dalam sambutannya.

Di tengah keterbatasan akses kesehatan yang masih dirasakan sebagian masyarakat, keberadaan Klinik Pratama Armelia milik Rutan Mentok menjadi harapan baru. Klinik tersebut kini menjadi satu-satunya klinik di lingkungan lapas dan rutan se-Bangka Belitung yang telah terakreditasi sekaligus terkapitasi BPJS Kesehatan.

Artinya, masyarakat kini dapat berobat menggunakan BPJS langsung di lingkungan Rutan Mentok tanpa harus pergi jauh ke rumah sakit besar.

“Sekarang masyarakat tidak perlu jauh-jauh lagi ke rumah sakit. Klinik kami sudah memiliki dua dokter umum, satu dokter gigi, tenaga kefarmasian, dan fasilitas kesehatan yang memadai,” jelas Ferly.

Tidak hanya memberikan pemeriksaan kesehatan gratis, pihak Rutan Mentok juga membagikan bahan makanan sehat gratis bagi masyarakat yang datang berobat menggunakan BPJS Kesehatan di Klinik Pratama Armelia.

BACA JUGA ;  Pantai Lepar Belinyu Alih Pungsi Jadi Tambang Timah Ilegal Jenis Sebu- Sebu

Suasana hangat dan penuh kebersamaan terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Sejumlah warga tampak tersenyum usai menjalani pemeriksaan kesehatan. Sebagian lainnya mengaku terbantu karena layanan tersebut sangat meringankan kebutuhan masyarakat kecil.

Langkah progresif Rutan Mentok itu juga tidak lepas dari dukungan Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Barat, BPJS Kesehatan, serta jajaran Puskesmas yang selama ini aktif membantu pengembangan pelayanan kesehatan di lingkungan pemasyarakatan.

Ferly menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu membangun kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan di Rutan Mentok.

Menurutnya, pemasyarakatan modern tidak lagi hanya berbicara tentang pembinaan warga binaan, tetapi juga tentang bagaimana institusi negara hadir sebagai bagian dari solusi sosial di tengah masyarakat.

BACA JUGA ;  Diduga Kebal Hukum, Bandar Judi Togel "AN" Masih Bebas Beroperasi di Kota Mentok

Ke depan, Klinik Pratama Armelia juga akan menjalankan program Prolanis atau Program Pengelolaan Penyakit Kronis berupa senam kesehatan rutin mingguan, pemeriksaan kesehatan berkala, hingga pembagian makanan sehat gratis kepada masyarakat.

Program tersebut disiapkan sebagai bentuk komitmen jangka panjang Rutan Mentok dalam membangun budaya hidup sehat di tengah masyarakat.

Di balik pagar rumah tahanan yang selama ini identik dengan stigma negatif, Rutan Kelas IIB Mentok justru sedang menunjukkan wajah lain pemasyarakatan dengan lebih terbuka, lebih peduli, dan lebih manusiawi.

Bagi banyak warga yang hadir hari itu, pelayanan kesehatan gratis tersebut bukan sekadar pemeriksaan medis. Ia menjadi simbol bahwa negara masih hadir dan mau mendekat kepada rakyat kecil.

Penulis:GUNTUR

banner 336x280

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *