Upacara Hari Kesadaran Nasional 2026, Wakapolres Bangka Barat: Momentum Perkuat Nasionalisme dan Integritas

banner 468x60

Helloberita, Bangka Barat-Polres Bangka Barat menggelar Upacara Peringatan Hari Kesadaran Nasional Tahun 2026 di Lapangan Upacara Polres Bangka Barat, Rabu (18/2/2026) pukul 07.30 WIB.

Upacara tersebut diikuti Wakapolres Bangka Barat, para Pejabat Utama (PJU), perwira, seluruh personel serta ASN Polres Bangka Barat. Bertindak selaku inspektur upacara, Wakapolres Bangka Barat Kompol Albert D. H. Tampubolon.

Rangkaian kegiatan diawali dengan komandan upacara memasuki lapangan, dilanjutkan inspektur upacara memasuki tempat upacara. Seluruh peserta kemudian menyanyikan Mars Polri, dilanjutkan penghormatan pasukan dan laporan komandan upacara.

BACA JUGA ;  Ronal Pengusaha Apotik di Pangkalpinang , Diduga Pemilik Alat Berat Hitachi Yang Terjadi Laka Tambang Di Pemali Bangka Hello Berita -Polda Babel telah menetapkan 5 tersangka dalam kasus laka tambang di pondi Pemali Bangka ,Namun belum ada kompirmasi resmi dari pihak berwenang tentang keterlibatan Ronal dalam kasus ini . Tragedi kecelakaan tambang pada 2 Februari 2026 lalu Masi membekas di ingatkan publik , peristiwa memilukan dikawasan eks tambang timah Pondi Desa Pemali , Kecamatan Pemali Kabupaten Bangka , yang menewaskan tujuh Penambang asal Banten yang tertimbun tanah akibat kontur lahan yang labil saat aktivitas penambangan berlangsung Insiden maut tersebut tidak hanya menyisakan duka bagi keluarga korban , tetapi juga membuka tabir panjang praktik pertambangan ilegal diwilayah tersebut Seperti diberitakan sebelumnya , penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus ( Ditreskrimsus ) Polda Kepulauan Bangka Belitung telah menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus tragedi eks Tambang Pondi , mereka adalah kimkian Alias Akian , Suhendri alias aciu , Sarpuji Sayuti , Hian Tian alias Athian Deniang (39) Serta MN alias Ni (62), dua nama terakhir diketahui menjabat sebagai Direktur Utama dan penanggung jawab operasional CV Tiga Saudara Kelima tersangka kini telah diamankan dan menjalani penahan dirumah Tahanan Mapolda Bangka Belitung guna proses hukum lebih lanjut Namun pengusutan kasus ini diduga belum berhenti pada lima tersangka tersebut Berdasarkan keterangan dari sumber A1 yang di percaya tim investigasi Awak media yang meminta indentitasnya dirahasiakan demi alasan keamanan , muncul dugaan adanya pihak lain yang berperan dibalik aktivitas tambang tersebut Sumber tersebut mengungkapkan bahwa dua unit alat berat jenis ekskavator yang ikut tertimbun merupakan milik seorang pengusaha bernama Ronal , yang dikenal sebagai pemilik usaha alat berat sekaligus pemain lama dalam bisnis pertimahan di Bangka Belitung Tidak hanya itu sosok tersebut juga disebut memiliki usaha apotik ternama di kota Pangkalpinang Tragedi eks tambang Pondi menjadi pengingat keras bahwa praktik pertambangan tanpa izin bukan sekadar pelanggaran hukum , tetapi juga ancaman nyata bagi keselamatan manusia , kini masyarakat menunggu sejauh mana pengusutan kasus ini , mampu membuka seluruh rantau aktor yang diduga berada dibalik aktivitas tambang ilegal tersebut . (A,saputra)

Prosesi pengibaran Bendera Merah Putih berlangsung khidmat, diikuti mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila oleh inspektur upacara yang diikuti seluruh peserta, serta pengucapan Tri Brata dan Catur Prasetya.

Dalam amanatnya, Kompol Albert menegaskan bahwa peringatan Hari Kesadaran Nasional bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen pengabdian kepada masyarakat.

“Hari Kesadaran Nasional ini harus menjadi pengingat bagi kita semua bahwa tugas sebagai anggota Polri adalah bentuk pengabdian kepada bangsa dan negara. Kita harus terus menjaga integritas, meningkatkan disiplin, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegas Kompol Albert dalam amanatnya.

BACA JUGA ;  Pabrik Arak Afu di Pemali Terus Beroperasi, Publik Pertanyakan Kinerja Kapolres Bangka

Ia juga mengajak seluruh personel untuk menanamkan semangat nasionalisme dan patriotisme dalam setiap pelaksanaan tugas.

“Semangat persatuan dan kesatuan harus terus kita rawat. Tantangan tugas ke depan semakin kompleks, sehingga soliditas internal dan loyalitas terhadap institusi menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Bangka Barat,” ujarnya.

Upacara turut diisi dengan Andhika Bhayangkari, laporan akhir komandan upacara, penghormatan pasukan, pembacaan doa, hingga inspektur upacara meninggalkan lapangan upacara sebagai tanda berakhirnya kegiatan.

BACA JUGA ;  Pemprov Lampung Siap Sukseskan FESyar Sumatera 2025

Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh peningkatan kesadaran nasionalisme dan patriotisme, penghormatan kepada para pahlawan, serta kesadaran akan pentingnya menjaga persatuan dan identitas bangsa.

Secara keseluruhan, Upacara Peringatan Hari Kesadaran Nasional Tahun 2026 di Polres Bangka Barat berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh khidmat.

(Amri)

banner 336x280

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *